Ditanya "Pekerjaan Apa yang Terbaik", Inilah Jawaban Nabi

shares |

Pada dasarnya semua pekerjaan itu adalah baik asalkan tidak melanggar yang disyariatkan oleh Agama. Menjadi guru, dokter, kuli bangunan dan lain sebagainya semuanya baik, namun bisa juga pekerjaan tersebut menjadi tidak baik ketika dalam perakteknya mengandung unsur kecurangan, riba, judi dan lain sebagainya.

Ada istilah menjadi apapun, melaksanakan pekerjaan apapun dijalani asalkan halal. Memang benar sekali istilah tersebut, Nabi memerintahkan kita untuk memakan makanan yang halal, makanan yang dibeli dari uang halal, uang yang didapatkan dari pekerjaan halal. Makanan yang halal akan memberikan manfaat dan berkah bagi si pemakannya.
Sebuah pekerjaan atau profesi
Ilustrasi Pekerjaan
Tak perlu malu menjadi seorang kuli bangunan, buruh kasar, buruh tani, penjual gorengan, yang penting berusaha untuk menyambut rejeki yang diberikan Allah SWT. Allah akan senantiasa memberikan rejeki dan memenuhi kebutuhan kita semuanya. Pekerjaan tersebut tidaklah hina, melainkan pekerjaan yang sangat mulia di mata Allah. Nah, hal inipun pernah dikatakan oleh Rosululluh SAW ketika beliau ditanya mengenai pekerjaan apa yang baik dilakukan.

Dari beberapa kali pertanyaan yang ditanyakan para Sahabat, Nabi mengatakan, pekerjaan yang baik adalah pekerjaan yang dilakukan oleh tangan sendiri serta pekerjaan yang baik-baik. Artinya pekerjaan yang memang baik dan tidak melanggar syariat agama juga pekerjaan tersebut dikerjakan oleh sendiri.

Berikut beberapa hadist yang diriwayatkan oleh para Sahabat:

سُئِلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ أَفْضَلِ الْكَسْبِ فَقَالَ بَيْعٌ مَبْرُورٌ وَعَمَلُ الرَّجُلِ بِيَدِهِ
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya tentang pekerjaan yang paling utama. Beliau menjawab, “perniagaan yang baik dan pekerjaan seseorang dengan tangannya sendiri” (HR. Al Bazzar dan Thabrani dalam Al Mu’jam Kabir).

سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - أَىُّ الْكَسْبِ أَطْيَبُ قَالَ : عَمَلُ الرَّجُلِ بِيَدِهِ وَكُلُّ بَيْعٍ مَبْرُورٍ
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya, “Pekerjaan apakah yang paling baik?” Beliau menjawab, “Pekerjaan seseorang dengan tangannya sendiri dan semua pekerjaan yang baik.” (HR. Baihaqi dan Al Hakim)
Dalam hadits lain juga dikatakan demikian:

قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَىُّ الْكَسْبِ أَطْيَبُ قَالَ عَمَلُ الرَّجُلِ بِيَدِهِ وَكُلُّ بَيْعٍ مَبْرُورٍ
Rasulullah ditanya, “Wahai Rasulullah, pekerjaan apakah yang paling baik?” Beliau menjawab, “Pekerjaan seseorang dengan tangannya sendiri dan setiap perniagaan yang baik.” (HR. Ahmad dan Al Bazzar; shahih lighairihi).
Hadits pertama menanyakan tentang pekerjaan apa yang paling utama, kemudian hadist berikutya tentang pekerjaan apa yang paling baik. Jawaban Nabi tentu saja sama yakni pekerjaan yang memang baik untuk dilakukan serta dilakukan dengan tangannya sendiri, artinya lebih baik kita bekerja dengan halal ketimbang kita meminta-minta kepada orang lain, pekerjaan apapun yang penting halal sudah pasti masuk kedalam kategori pekerjaan baik.

Juga Rosululloh menysaratkan akan pekerjaan yang cukup dianjurkan, yakni berniaga atau berdagang. Tentu saja pekerjaan itu yang sesuai dengan ajaran Nabi, yakni berdagang dengan baik dan jujur, Nabi juga diriwayatkan sebagai seorang pedagang yang sangat sukses, kesuksesan Nabi sudah terkenal hingga kemana-mana karena Nabi berdagang dengan jujur. Jangan sekali-kali membohongi konsumen dan jangan pula memakan riba.

Dari beberapa hadist diatas memang islam memandang semua pekerjaan atau profesi adalah pekerjaan mulia yang baik. Seorang Dokter, TNI, Guru, kuli bangunan, pedagang, dan lain sebagainya Semuanya memiliki peluang untuk sukses, asalkan kita bekerja dengan baik, jujur dan Lillahita'ala maka pekerjaan tersebut akan menjadi ibadah dengan pahala besar, Subhanalloh.

Related Posts

0 komentar:

Poskan Komentar