8 Cara Melatih Anak Menghafal Al-quran Sejak Dini

shares |

8 Cara Melatih Anak Menghafal Al-quran Sejak Dini. Assalamualaikum ya umi ya abi. Anak adalah karunia yang Allah berikan kepada kita dan menjadi rezeki termahal yang semua orang belum tentu bisa memilikinya, sebab hanya dengan kehendakNyalah anak bisa kita dapatkan.

Sebagai orang tua sudah menjadi kewajiban untuk membesarkan dan mendidiknya menjadi anak yang soleh dan solehah supaya kelak bisa menjadi anak yang patuh dan hormat kepada orang tuanya, apalagi jika anak yang kita didik memiliki ilmu yang tinggi dan bisa menjadi penghafal Al-quran atau disebut juga dengan hafiz atau hafizah.

Dalam mempelajari dan menghafal Alquran sangatlah tidak mudah, karena diperlukan trik dan cara yang baik untuk melakukannya, apalagi untuk usia kanak-kanak. Dari penelitian memang anak akan sangat mudah sekali menerapkan apa yang diajarkan oleh orangtuanya, karena otak pada masa kanak-kanak sedang dalam masa pertumbuhan sehingga akan sangat mudah sekali jika kita mengajarkan apa saja untuknya. Akan tetapi anak sering sekali merasa bosan dengan hal-hal yang monoton seperti untuk menghafal Alquran. Oleh karena itu umi atau abi harus pandai-pandai mencari cara supaya anak bisa menghafal Alquran dengan senang dan tidak monton.
cara melatih anak menghafal alquran sejak dini
Kali ini IyenBlog akan memberikan cara dan trik melatih anak menghafal Alquran dari sejak dini dengan cara yang menyenangkan dan tidak monoton. Berikut cara-cara yang bisa umi atau abi lakukan. Silahkan disimak ya.

1. Memutar ayat-ayat Alquran di rumah

Sekarang zaman sudah canggih, umi atau abi bisa menggunakan radio, DVD, atau televisi untuk memutarkan ayat-ayat Alquran di rumah. Di pagi hari biasanya yang diputar adalah lagu-lagu band, lagu lawas, dan lagu lainnya. Nah cara pertama yang bisa umi atau abi lakukan adalah dengan memutarkan ayat suci Alquran di pagi hari setiap hari. Anak akan mendengarkan ayat Alquran yang diputar setiap hari dan lama-kelamaan akan hafal dengan ayat tersebut.

Sebagai contoh adalah Surah Al-Ikhlas. Waktu umi atau abi kecil surah ini sudah hafal tanpa perlu menghafalnya dengan keras, karena surah ini sering didengarkan atau dibacakan oleh orang tua. Jadi dengan cara mendengarkan saja anak bisa langsung hafal dan masuk ke dalam otaknya.

2. Mendengarkan dan Membacakan Alquran saat anak masih dalam kandungan

Saat umi masih mengandung mulai dari umur 1 bulan awal mengandung sampai akhir melahirkan, alangkah baiknya umi selalu mendengarkan dan membacakan Alquran setiap waktunya. Anak dalam kandungan akan mendengarkan dan kelak bisa menjadi anak yang soleh dan solehah. Menjadi pengahafal Alquran atau tidaknya seorang anak tergantung dari orang tua yang mendidiknya apalagi sang ibu pada saat mengandungnya.

Cobalah umi tempelkan pada perut yang sedang besar itu sebuah earphone dengan memutarkan ayat Alquran. Insyaallah kelak menjadi seorang hafiz atau hafizah. Aamiin.

3. Menghafal Juz 'Amma terlebih dahulu

Sebelum menghafal surah yang panjang terlebih dahulu orang tua harus mengajarkannya surah pendek, seperti surah-surah yang ada pada juz ke 30 atau juz terakhir Alquran yang disebut juga dengan juz 'amma. Anak akan lebih senang jika surah pendek yang dihafal karena untuk menghafalkan surah yang panjang akan cukup menyulitkannya apalagi harus dihafal secara berulang-ulang dari ayat 1 sampai dengan ayat terakhir surah.

Surah pendek yang ada pada juz terakhir ini tidak hanya semata-mata untuk menghafal Alquran, tetapi surah pendek ini menjadi salah satu rukun sunah pada sholat setelah rukun wajib membaca Al-fatihah.

Seperti yang dilakukan oleh salah satu sekolah yang ada di Cipongkor, yaitu SMAN 1 Cipongkor semua muridnya mulai dari kelas X sampai dengan kelas XII mereka diajarkan untuk menjadi seorang hafiz dan hafizah dengan cara menghafal Juz 'amma terlebih dahulu, lalu kemudian dilanjutkan dengan juz selanjutnya ke belakang yaitu juz 29, juz 28, juz 27, dan seterusnya. Cukup mudah bukan umi dan abi?

4. Menjadi orang tua yang baik dan bisa menjadi contoh

Umi atau abi harus bisa menjadi seorang hafiz juga sebelum sang anak menjadi hafiz, karena anak akan melihat orang tuanya terlebih dahulu. Biasanya anak melihat apa yang dilakukan orang tuanya. Jika orang tuanya pandai dan selalu menghafal Alquran maka anakpun akan mengikutinya. Begitulah anak, apalagi jika usianya baru menginjak 2, 3, 4, sampai 10 tahun.

Kalaupun umi atau abi belum bisa menjadi seorang hafiz atau hafizah umi atau abi bisa mengajaknya untuk belajar bersama. Seperti pada waktu-waktu tertentu yang bisa umi atau abi lakukan untuk mengajarinya menghafal alquran.

Adapun waktu yang tepat untuk mengajarkan atau melatih anak dalam menghafal Alquran, yaitu diantaranya :
  • Saat anak sedang senang
  • Waktu magrib
  • Sebelum tidur
  • Saat anak sedang tidak capek, mengantuk, dan sakit
5. Konsisten atau Terus menerus dilakukan

Umi atau abi dalam mengajari atau melatih anak menghafal Alquran harus melakukannya dengan konsisten atau dilakukan secara terus-menerus. Jika hanya dilakukan satu kali atau hanya beberapa kali anak akan bosan dan tidak mau lagi untuk melakukannya. Jadikan menghafal Alquran ini sebagai hobi atau kebiasaan yang biasa dilakukan setiap hari dan terapkan padanya bahwa menghafal Alquran adalah kewajiban baginya.

6. Buatlah cara yang menarik untuk menghafal Alquran

Dalam proses melatih anak menghafal Alquran dibutuhkan cara-cara yang unik dan menarik, karena anak mudah sekali bosan dengan cara yang biasa. Umi atau abi harus cari cara supaya anak ingin dan tak mau meninggalkannya dalam menghafal Alquran. Seperti cara-cara yang dilakukan oleh Mbak Yeni kepada anaknya. Mbak Yeni melakukan cara menarik dengan membuat satu ruangan kecil yg dijadikan tempat menghafal Alquran. Mbak Yeni mengajak anaknya berpura-pura tempat itu sebagai sekolah, Mbak Yeni jadi guru dan anaknya jadi murid. Mungkin untuk umi atau abi bisa juga melakukannya seperti yang Mbak Yeni lakukan. Alhamdulillah anaknya yang berumur baru 5 tahun ini sudah hafal 5 Juz.

7. Memberikan reward kepada anak

Anak sangat suka sekali dengan iming-iming dan penghargaan dari apa yang mereka lakukan. Mungkin dengan cara memberi dia reward ada dampak negatifnya juga, tapi sebagai orang tua harus pinter-pinter dalam memberikan reward itu. Jangan sampai sampai besarnya nanti setiap apa yang dia lakukan harus ada timbal baliknya ke dia. Umi atau abi bisa memberi dia hadiah jika dia hafal 3 surah lalu reward selanjutnya dengan memberikan reward ilmu atau yang lainnya bukan hanya bentuk barang, atau umi dan abi menyemangatinya dengan hadiah besar yang akan diberikan oleh Allah nanti di akhirat.

8. Membaca doa untuk mempermudah menghafal Alquran

Doa harus dilakukan oleh orang tua dalam mendidik anaknya supaya dia kelak bisa menjadi seorang hafiz atau hafizah. Doa apapun itu insyaallah Allah akan mengabulkannya, yang terpenting harus dibarengi dengan usaha yang baik dan terus-menerus dilakukan. Tetapi ada satu doa yang bisa diamalkan untuk mempermudah anak supaya cepat lancar hafal Alquran. Doa ini berbentuk sholawat, yaitu Sholawat Lihifdzil Quran.

Bacaan Sholawat Lihifdzil Quran :
Doa menghafal alquran

yang artinya : " Ya Allah, limpahkanlah rahmat takdzim kepada junjungan kami Nabi Muhammad Saw, kepada keluarganya, dan sahabat-sahabatnya, yang dengan rahmat takdzim aku dapat hafal Al-quran dengan rahasia-rahasianya dan dapat mengamalkannya. Dan berikanlah rizki daripadanya ilmu yang bercahaya. Dan limpahkanlah keselamatan dengan keselamatan yang banyak."

Umi atau abi bisa mengajarkannya membaca sholawat ini, dan dia bisa mengamalkannya setiap hari, caranya dengan membacanya sebanyak 100 sampai 500 kali, insyaallah dia akan cepat hafal Alquran. Selain doa untuk menghafal Alquran, umi atau abi juga harus mengajarinya doa-doa yang lain, seperti doa sehari-hari. Adapun kumpulan doa sehari-hari itu, kami sudah rangkum DISINI.

Bagaimana ? Cukup mudah kan umi, abi. Itulah beberapa cara mudah melatih anak menghafal Alquran sejak dini dengan cepat. Mudah-mudahan bisa mengamalkannya dan kelak anak-anak kita bisa menjadi seorang hafiz atau hafizah. Akan sangat senang sekali jika anak kita bisa menjadi penghafal alquran.

Sesuai dengan hadis Nabi Muhammad Saw : Dari Utsman radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda: “Orang yang paling baik di antara kalian adalah seorang yang belajar Al Qur`an dan mengajarkannya.” (HR. Al-Bukhari)

Demikian informasi yang kami sampaikan, mudah-mudahan bermanfaat ya. Wassalamualaikum.

Related Posts

4 komentar:

  1. 8 manfaat di atas sangat bagus dan bisa di tiru,tipsnya sangat bermanfaat dan di ambil hikmahnya..

    BalasHapus
  2. Sukron....sngat bermnfaat..

    BalasHapus
  3. infonya sangat lengkap dan bermanfaat. cocok untuk dijadikan panduan bagi orangtua

    BalasHapus
  4. terima kasih ilmunya sangat bermanfaat...

    BalasHapus