Kenapa Gak Kuliah? Saya Pengen Sukses Duluan!

shares |

Kenapa Gak Kuliah? Saya Pengen Sukses Duluan!Cerita motivasi hari ini. Minggu ini mungkin banyak banget yang update status di facebook atau jejaring sosial yang menyatakan dirinya lulus keterima di universitas ternama di Indonesia atau bahkan Luar negeri. Tapi, sangat banyak juga yang mengernyitkan dahi ketika dirinya gak bisa ikut mereka berkuliah, alasannya simpel, gak ada biaya. Jangan khawatir kawan, sama seperti saya ko, tahun ini memang urung kuliah karena terbentur biaya, tapi bukan itu sih alasannya, Alhamdulillah saya udah jadi ibu rumah tangga jadi mengurungkan niat saya untuk berkualiah.

Cerita ini memang terinspirasi dari suami setelah semalaman berdiskusi. Katanya, TIDAK KULIAH justru telah melangkahkan satu kakinya kedepan untuk sukses lebih dulu. Yupz, rasanya memang masuk logika, terlebih suami juga lulusan Sarjana Teknik yang telah merasakan asam garamnya seorang sarjana dari mulai mencari kerja kemudian berkerja dengan gaji seadanya dan dibawah tekanan hingga akhirnya harus gabung bersama komunitas PT. Pengangguran Indonesia, Tbk (alias kerja dirumah depan laptop).
Pengusaha muda tanpa kuliah
Pengusaha Cilik
Pelajar atau Mahasiswa hampir 99 persen hidup dari uluran tangan orang tua, dan hanya sedikit yang mencoba "merih" dengan hidup sederhana dan mencari pendapatan sendiri untuk membiayai kualiahnya. Coba, berapa biaya kuliah yang diperlukan setiap tahunnya diakumulasikan dari biaya Kost, makan, jalan-jalan, biaya semester, biaya operasional kuliah, mau hitung-hitungan?? Siap!
  • Kost: Rp.3jt/ Tahun
  • Makan: Rp.50.000/harix 12 bulan= Rp.18.000.000
  • Jalan-jalan: Rp.200.000/ bulan = Rp.2.400.000
  • Smester: 1 Smester Rp.3 jt, 1 Tahun = Rp.6.000.000 (yang paling murah)
  • Operasional Kuliah Setahun: Rp.3.000.000
  • Lain-lain: Rp.1.000.000
  • TOTAL: Rp.33.400.000/ Tahun
Atau orang tua harus mengeluarkan uang kurang dari Rp.2.8 juta perbulan untuk membiayai anda berkuliah. Kalau orang tua pengusaha yang berpenghasilan minimal Rp.5 juta sih gak masalah, masih ada sisa Rp.2 juta untuk mereka membiayai keluarga dirumah. Kalau penghasilannya dibawah Rp.5 juta? Terpaksa pinjam sana sini atau berkerja lebih ekstra untuk mendapatkan uang biaya kuliah kamu.

Kasihan orang tua kalau kamu berkuliah hanya untuk senang-senang sebatas mendapatkan titel Mahasiswa tapi nilai IPK kamu ternyata jeblok tiap semesternya. Tapi justru beruntung bagi orang tua yang memiliki anda yang berkuliah dengan sungguh-sungguh dan membuktikannya dengan nilai IPK yang memuaskan setiap Semesternya.

Kembali ke topik diatas, Gak kuliah justru melangkahkan satu kami kamu kedepan untuk sukses lebih dulu. Yupz, bener banget, disaat temen-temen lain sibuk dengan kuliahnya, justru kamu memiliki banyak waktu lebih untuk memulai usaha, bisnis atau apapun yang mampu menghasilkan uang, dagang kek, jualan baju, jualan online dengan sistem dropship, jadi publisher di Internet, jadi Internet marketing dan lain sebagainya. Mereka 5 tahun lagi baru mulai mencari kerja dan sibuk senggol sana senggol sini, sementara kamu mungkin 5 tahun lagi sudah jadi jutawan atau milyuner. Ini bukan mimpi dan bukan asal-asalan, Banyak kok contohnya, seperti si Mark yang melepaskan kuliahnya hanya untuk membangun raksasa Facebook atau yang lainnya.

Atau gak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk mencari contoh, di Indonesia pun sangat banyak, seperti Andrie Wongso yang merupakan pengusaha sukses tanpa gelar pendidikan bahkan SD pun gak lulus, Prdi E Chandra yang memiliki Bimbel Primagama yang justru gak lulus kuliah, Abdullah Gymnastiar, Kiyai dan Pengusaha sukses yang tidak mengandalkan ijazah karena belum diambil hingga saat ini, Adam Malik dan lain sebagainya.

Tahun ini Indonesia akan masuk ke fase perdagangan besas Asean atau bahkan Asia dimana akan banyak tenaga kerja profesional dari luar negeri yang membanjiri tanah Pertiwi ini, kalau gak sanggup bersaing dengan mereka, siap-siap nganggur, bukan masalah IP atau IPK besar yang jadi pertimbangan Perusahaan, mereka gak lihat angka-angka untuk menerima kamu diperusahaannya, melainkan kamu sanggup gak mengerjakan semua pekerjaan yang diberikan perusahaan. Tak jarang yang memiliki IP atau IPK rendah justru keterima karena kerja.

Indonesia butuh orang-orang pinter intelektual untuk maju membangun bangsa, anda salah satunya, dan Indonesia butuh pengusaha untuk membangun perekonomian nasional, Kita lah pengusahanya. Yuk, mulai membangun bisnis kita sendiri dari sekarang, kalau ada dana sedikit, bisa jadi sebagai investasi masa deoan dengan ikut kursus menjahit, kursus bengkel, kursus internet marketing dan lain sebagainya. InsyaAllah bagi anda yang gak ada kesempatan untuk kuliah, saya akan bikin komunitas online Internet Marketing di Cipongkor dengan tujuan mendapatkan penghasilan dari Internet hingga tak terbatas. InsyaAllah.

Related Posts

0 komentar:

Poskan Komentar